SubmitYahoo Pengertian Jasa dan karakteristiknya ~ Febri Irawanto - ilmu kita

Google Plus

Minggu, 01 April 2012

Pengertian Jasa dan karakteristiknya


Pengertian Jasa
Jasa adalah setiap tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya bersifat intangible (tidak berwujud fisik) dan tidak menghasilkan kepemilikan sesuatu. Produk jasa biasanya berhubungan dengan produk fisik maupun tidak (Kotler, 1996 dalam F.Tjiptono,2001,p.134).
Jasa adalah suatu kegiatan ekonomi yang outputnya bukan produk dikosumsi bersamaan dengan waktu produksi dan memberikan nilai tambah (seperti kenikmatan, hiburan, santai, sehat) bersifat tidak berwujud. (Valerie a.Zeithami dan Mary Jo Bitner, 2000 dalam buchari Alma,2002,p.204)
Dari definisi diatas, secara umum dijelaskan bahwa jasa adalah setiap tindakan atau perbuatan kepada pihak lain, yang biasanya tidak berwujud, dan tidak dikonsumsi secara bersamaan, dan memberikan nilai tambah.

                karakteristik jasa

Menurut Kotler dan Amstrong (2001,p.376-377), perusahaan harus mempertimbangkan empat karakteristik jasa tertentu ketika merancang program pemasaran antara lain:
1.      Tidak berwujudnya jasa (Intagibility)
Jasa tidak bisa dilihat, dicicipi, dirasakan, didengar, sebelum dibeli. Untuk mengurangi ketidakpastian, pembeli mencari “tanda” dari kualitas jasa pelayanan. Mereka mengambil kesimpulan mengenai kualitas dari tempat, orang, harga, peralatan, dan komunikasi ayng dapat mereka lihat. Oleh karena itu, tugas penyedia jasa adalah membuat jasa dapat berwujud dalam satu atau beberapa cara.
2.      Ketidakterpisahan jasa (Inseparability)
Jasa tidak dapat dipisahkan dari penyedianya, apakah penyedia tadi apakah orang atau mesin. Bila karyawan jasa menyediakan jasa, maka karyawan itu merupakan bagian dari jasa. Baik penyedia jasa maupun pelanggan akan mempengaruhi hasil jasa.
3.      Keragaman jasa (Service variability)
Kualitas jasa bergantung pada siapa yang menyediakan jasa, waktu, tempat, dan bagaimana cara mereka disediakan.
4.      Tidak tahan lamanya jasa.

Jasa tidak dapat disimpan untuk penjualan atau pemakaian yang akan datang. Tidak tahan lamanya jasa bukanlah masalah apabila permintaan selalu ada. Tapi kerika permintaan berfluktuasi, perusahaan jasa sering kali mengalami masalahs ulit. Oleh karena itu perusahaan jasa sering kali merancang strategio agar lebih baik lagi menyesuaikan pemintaan dengan penawaran.


 Bauran pemasaran jasa

Menurut Adrian Palmer,2001,p.378, Marketing Mix (bauran           Pemasaran) dalam bidang jasa terbagi atas :
1.      Product (produk)
Produk adalah merupakan keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan sejumlah niali manfaat kepada konsumen. Pembahasan tentang produk berarti yang menjadi focus utama adalah kualitas. Untuk jasa, kualitas sangat bergantung pada reliability (kehandalan), responsiveness (respon atau tanggapan), assurance (jaminan) dan empathy (empat).
2.      Price (harga)
Stategi penentuan harga (price) sangat signifikan dalam pemberian value kepada konsumen dan mempengaruhi image produk, serta keputusan konsumen untuk membeli.
3.      Place (lokasi)
Lokasi dalam jasa meeerupakan gabungan antara lokasi dan keputusan atas saluran distribusi, dalam hal ini berhubungan bagaimana cara penyampaian jasa kepada konsumen.
4.      Promotion (promosi)
Yang perlu diperhatikan dalam promosi adalah pemilihan bauran promosi (Promotion Mix). Yang terdiri :
·         Advertising
·         Personal selling
·         Sales promotion
·         Public relation
·         Word of mouth
·         Direct email
5.      People (SDM)
Dalam hubungannya dengan pemasaran jasa, maka people yang berfungsi sebagai service provider ( orang yang berinteraksi langsung dengan pelanggan) sangat mempenaruhi kualitas jasa yang diberikan. Pentingnya people dalam pemasaran jasa berkaitan erat dengan Internal marketing. Internal marketing adalah interaksi atau hubungan antara setiap karyawan dan departemen dalam suatu perusahaan yang dalam hal ini dapat diposisikan sebagai internal customers dan internal suppliers.
6.       Physical Evidence  (Sarana Fisik)
Merupakan lingkungan fisik tempat jasa diciptakan dan langsung Berinteraksi dengan konsumen.
7.       Processes (proses)
Proses merupakan gabungan semua aktifitas , umumnya terdiri dari   prosedur, jadwal pekerjaan, mekanisme, aktifitas, dan hal-hal rutin, dimana jasa dihasilkan dan disampaikan kepada konsumen.



0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Blog Pinger Free